Selasa, 24 September 2013

Dream BIG ! and you'll make it happen

A dream doesn't become reality through magic, it takes sweat, determination and hard work - Colin Powell 

Kenapa kita harus bermimpi ? mimpi yang dimaksud disini adalah keinginan besar. Bukan mimpi saat kita tertidur. Kenapa kita harus mempunyai mimpi (impian) yang besar ? Karena jika kita tidak memiliki mimpi, maka kita tidak akan fokus akan masa depan kita.Mimpi sangat berpengaruh besar terhadap usaha kita nanti. Jika mimpimu kecil, maka usaha yang kita lakukan cenderung juga tidak besar.
Ada perbedaan antara angan-angan,mimpi dan cita-cita. Angan-angan biasanya masih buram akan menjadi seperti apa nanti. contohnya saat kita kecil, kita ditanya oleh orang tua akan menjadi apa kita saat kita besar nanti ? kebanyakan dari kita akan menjawab "jadi dokter" atau "jadi pilot" dan lain-lain tanpa mengetahui seperti apa dokter itu sebenarnya, tanpa mengetahui seperti apakah tugas pilot yang sebenarnya.
Sedangkan mimpi menurut saya merupakan acuan cita-cita kita. Jika kita tidak memilik mimpi, maka cita-cita kita akan menjadi seperti angan-angan, hanya berupa suatu keinginan untuk menjadi dokter/pilot dan sebagainya tanpa mengetahui makna sebenarnya dari seorang dokter/pilot. Mimpi itu tidak hanya sebuah kata-kata, buatlah mimpi kita sedetil mungkin seperti: akan menjadi apa kita ? Hal-hal apa yang akan kita lakukan agar menjadi apa yang kita inginkan ? Apa yang kita lakukan setelah berhasil menjadi apa yang kita inginkan ? dan masih banyak hal lainnya. Biasanya mimpi itu seperti "aku ingin menjadi orang kaya yang memiliki banyak rumah, dan mobil. dan aku akan membahagiakan orang tua dan saudara-saudaraku dengan apa yang aku miliki." sedangkan cita-cita lebih fokus daripada mimpi. Misalnya : "aku akan menjadi seorang pengusaha dalam bidang otomotif, aku akan membuka showroom Porsche di Surabaya dan showroom tersebut akan menjadi showroom terbaik dan terbesar di Indonesia , dan aku akan membahagiakan orang tua dan saudara-saudaraku dengan keuntungan yang aku miliki ini" yaah kurang lebih seperti itu lah.
Jika kita sudah mempunyai mimpi yang jelas, maka cita-cita kita pastilah akan menjadi jelas juga. Dan itu akan membuat kita lebih fokus menggapai hal yang ingin kita capai, daripada orang yang tidak memiliki mimpi dan cita-cita.
Nah sekarang bagaimana cara kita menggapai mimpi kita ? mimpi hanya akan menjadi sebuah mimpi jika kita tidak bertindak. Jika kita ingin menjadi pengusaha, maka berusahalah untuk menjadi pengusaha dengan mengikuti kuliah enterpreneur. Memang sih pepatah bilang "Rejeki ga bakal kemana" tapi jika kita ga kemana-mana, maka rejeki ga bakal datang.

All our dream will come true, if we have a courage to pursue them - Walt Disney

Selasa, 10 September 2013

First College Day !

Setelah lama tidak membuka blog yang emang isinya kosongan atau tidak ada apa apanya, akhirnya aku membuka blog ini lagi dan sepertinya akan mulai sering meng update blog ini.

so... first thing first, namaku Jockey, aku menjalani kuliah di salah 1 PTN di Indonesia, yah kalo liat logo-logo yang ada di blog ini juga pasti tau PTN apa. Sekarang aku sudah menjadi anak kuliah, dan kemarin aku mengikuti kuliah pertama, dan matkul pertama yang aku pelajari di dunia perkuliahan adalah Keterampilan Interpersonal atau disingkat KI. nah, di KI ini aku di bimbing oleh dosen bernama pak Holil. Beliau menanyakan kepadaku dan teman-teman, "apakah tujuan kami kuliah ?" hampir semua dari kami menjawab untuk membahagiakan orang tua, ada juga yang menjawab agar mendapat pekerjaan yang lebih baik. Tapi pak Holil berkata seiring berjalannya waktu, tujuan kami tersebut bisa saja berubah. Orang-orang yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi berlatar belakang atau tujuan yang berbeda-beda. Ada yang kuliah untuk mencari pengalaman,pendidikan atau bahkan jodoh. Tapi ada juga orang yang kuliah hanya untuk iseng. Selain itu kami di berikan slide yang berisikan foto-foto teman-teman kita yang kurang beruntung di luar sana, agar kami, sebagai orang yang bisa melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah bisa bersyukur karena masih di berikan tempat tinggal yang layak, kesehatan, dan tentunya pendidikan. Dan kita seharusnya bersimpati kepada teman-teman kita yang kurang beruntung, kalau bisa sih menolong mereka langsung. yah, selain itu kami juga di perkenalkan tentang mata kuliah Keterampilan Interpersonal, rules KI, dan sebagainya.

Matkul Keterampilan Interpersonal ini kadang dilakukan di dalam kelas, dan kadang di luar kelas. Aku belum pernah menjalani KI outdoor jadi sedikit merasa excited gitu ahahaha..
di KI aku juga mendapatkan sedikit tentang bagaimana menilai orang berpakaian dan intonasi bicara, sedikit aja si. Sebenarnya aku tidak menangkap semua yang dijelaskan bapak dosen *maaf ya pak* yang aku dapatkan dari kuliah perdanaku adalah, bahwa kita harus bersyukur karena sudah diberikan segala hal oleh Tuhan, apa yang kita punya harus disyukuri.

Sekian dulu post hari ini, terima kasih banyak untuk yang membaca sampai selesai. Semoga hari-harimu menyenangkan, dan semoga semua makhluk berbahagia. God bless :)

Selasa, 03 September 2013

Ribuan Mahasiswa Duduki Kantor Bupati (Review)

Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Sekolah Tinggi Mahasiswa Negeri (STAIN) Ponorogo memulai aksi dengan  longmarch dari kampus STAIN Ponorogo. Sebelum berhenti di kantor Bupati Ponorogo, ribuan mahasiswa ini sempat singgah dan berorasi di depan gedung DPRD kabupaten Ponorogo. Orasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pasar tradisional agar setara dengan pasar modern. Dalam perjalanannya mereka menyatakan prihatin dengan maraknya pasar modern yang muncul belakangan ini. Mereka juga mengatakan pasar modern bisa mengancam pasar tradsional yang ada.
Dari opini mahasiswa pasar tradisional yang saat ini ada harus ditata dengan baik. Agar pedagang kecil di pasar tradisional tetap bisa bersaing dan jangan sampai ada monopoli oleh pasar modern. Itu bisa terwujud bila ada landasan hukum yang kuat, yaitu munculnya perda yang ditebitkan oleh pemerintah kabupaten Ponorogo.
Menurut mahasiswa pemkab Ponorogo lebih fokus menangani pasar modern daripada menata pasar tradisional. Padahal, sejumlah pekerjaan rumah jelas menunggu untuk menata pasar tradisional. Seperti contoh pedagang yang sering menjajakan dagangannya hingga ke pinggir jalan. Jangan sampai pasar tradisonal tertindas pasar modern. Tetapi mahasiswa yang melaksanakan aksi demo tersebut harus merasa kecewa karena Bupati Amin (Bupati Ponorogo) tidak berada di tempat. Mereka malah diterima oleh bapak Agus Pramono selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo.
Setelah mendengar tuntutan mahasiswa untuk membuat pasar tradisional berkembang dan tidak di monoploli oleh pasar modern, keponakan daripada Gubernur Jatim menandatangani sebuah perjanjian yang berisikan kesediaan Pemkab Ponorogo untuk melibatkan mahasiswa dalam menerbitkan perda yang menata pasar tradisional dan modern dan pasar tradisional. Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo menyatakan bahwa sebenarnya Bupati sudah memiliki pemkab unutk memuat pasar tradisional berkembang dan tidak di monopoli oleh pasar modern, dan rencananya beberapa waktu ke depan akan diserahkan segera ke DPRD, namun karena sudah didesak oleh mahasiswa maka pemkab tersebut akan diserahkan lebih cepat dari rencana.


Sumber : Koran Sindo Selasa 3 September 2013